Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

5.8.16

Life Redefined

Hi! Lagi pada liburan ya? Lagi musimnya seneng-seneng nih. Saya pengen cerita soal baksos angkatan kemarin. Ini baksos pertama yang saya lakukan jadi super excited wkwk. Baksosnya 5 hari, di desa Ngempit, Pasuruan, Jaw Timur. Jadi pertama saya jadi panitia di divisi Litbang; divisi yang tugasnya nyari- nyari desa buat dibaksos, survei gitu, saya kasih tunjuk dikit waktu survei(bonus jalan jalan) wkwk (credit buat Nanda yang waktu itu dokum-in kita kita). Jadi, karena kerjaan udah selese pre-baksos, waktu baksos saya bantuin di divisi Humas dan nugas untuk mengajar TK. 




Sebelum berangkat, angkatan saya dilepas sama fakultas, terus berangkat, pembukaan di Balai desa. Besoknya, baru saya ngajar adik-adik TK. Selama baksos, saya dan temen-temen tinggal di rumah penduduk, kami punya orang tua asuh buat 5 hari kedepan. Awalnya, saya khawatir karena agak rewel soal makan dan super masuk anginan.. Tapi, alhamdulillah dapet rumah yang enak (meskipun sempat masuk angin wk ) dan orang tua asuh yang baik banget + ibu asuh saya kalo masak super enak! Tidak semua teman saya seberuntung saya, ada juga yang rumahnya kosongan, tidur pakai tikar, bahkan ada yang sempat dapet rumah yang ada kuburannya :/

Ekspektasi saya, sesulit apasih mengajar anak TK hahaha. Tapi ternyata, yang saya harus ajarin anak TK A yang istilahnya masih siswa baru dan belum genap seminggu sekolah. Bingung harus gimana, sampai ada yang nangis dan nggak mau masuk kelas wkwk. Sebagian besar murid saya disini nggak ngerti bahasa Indonesia, dimana saya ngerasa kenapa nggak belajar banyak bahasa Jawa yang baik dan bener dulu waktu SMP wkwk. Saya ngajar cuma sampai jam 10 pagi dan nggak ada kerjaan lagi setelah itu. 

Akhirnya, daripada berdiam dirumah, saya memutuskan untuk explore desa ini. Jarang-jarang kan. Bersama 3 temen saya akhirnya saya jalan muterin desa sekaligus lebih mengenal orang-orang sini. Orang-orangnya super ramah, bahkan sampe nawarin kita masuk rumah untuk sekedar makanin jajan. Disini, saya melihat sisi lain dari hidup, gimana ramahnya orang padahal nggak kenal yang jarang banget ada di kota. Kemana-mana disapa dan menyapa yang dibales dengan baik juga. Dimana di kota, sekedar disenyumin aja belum tentu ditanggepin. Semua terlihat begitu tulus, disini saya bener bener merasa genuine dan seneng yang nggak dibuat-buat. Lebih jarang pegang hp dan bener-bener berinteraksi sama masyarakat.

Situation.


Es tebu 2.000 yang super enak


Es Kacang Ijo Rp 3.000,-
Sepanjang jalan, yang saya perhatikan dari desa ini adalah rumahnya yang sederhana dengan warna kusen pintu dan jendela yang mencolok. Biru, hijau, ungu, berbeda sekali dari yang pernah saya lihat di perkotaan. Sebagian penduduk desa ini masih melakukan MCK di jamban pinggir sungai. Beberapa kali saya lihat mereka baru keluar dari jambannya lalu menyapa kami. Anak-anak kecil di desa ini juga masih mandi di sungai yang airnya digunakan untuk MCK tadi.




Anak anak kecil mandi di sungai


Persawahan di timur desa

Saat jalan menyusuri desa, beberapa anak menghampiri saya dan teman-teman, malu malu mengajak berkenalan, ngobrol, lalu mengajak kami ke sebuahh rumah pohon ditengah sawah yang baru pertama kali ini saya lihat dan masuk ke rumah pohon. Mereka tidak mengenal kami, meskipun salah satu dari mereka, namanya Roy, merupakan murid saya di TK, mereka tetap dengan senang hati ngobrol dengan kami, tertawa, dan mengajak kami jalan-jalan. Anak anak disini nggak punya gadget seperti anak kota yang diem didalem rumah. Saya melihat bagaimana polosnya mereka dan kesenangan mereka yang sederhana.
 
Roy


Rumah pohon

Nabil & Faizul




Polos.

Robin.

 

Ayam Sia

Jajan jaman SD duluu
Overall, banyak banget yang saya dapet dari baksos ini. Gimana hidup sendiri yang mandiri, interaksi dengan berbagai macam tipe orang dan masyarakat, dan melihat sisi lain dari kehidupan.

13.1.13

Onions

Manusia itu kayak bawang. Kok bawang sih? Iya lah. Berlapis-lapis. Kadang, kamu mengira kamu udah 'kenal banget' sama seseorang, udah tau luar dalem, padahal who knows, mungkin kamu cuma tau lapis kelima atau ketiga. Saya baru sadari itu. Telat banget ya nggak sih nyadarnya. Pernah gak sih kamu beranggapan si A, misalnya, itu udah cantik/ganteng, pinter, baik lagi. Kamu ngerasanya udah kenal dan tau banget si A ini. Terus ada si B. Si B bilang si A itu gini-gini. Nyeritain jeleknya lah intinya. Ya setengah percaya gak percaya sih, tapi si B itu juga temen kamu. Mau gak mau cerita si B bakal ngerubah cara pandangmu ke si A. Mungkin gak banyak yang tau tentang ini tapi buat kamu, si A itu ga kayak yang kamu kira. Dia lebih dari itu. Saya udah bilang kan, manusia itu kayak bawang. Mungkin kamu cuma tau lapis keempat dari si A, dalemnya kamu gatau, padahal masih ada berlapis-lapis lagi. Jadi kalo orang bilang don't judge a book by it's cover ada benernya juga. Gak ada hubungannya appearance sama isi hati seseorang, iya kan? Kita gak bakal pernah bisa tau banget, kenal banget, paham banget sama seseorang. Kenapa? Karena tiap orang pasti punya rahasia yang ga bakal dia bagi sama orang kepercayaannya sekalipun.

7.4.12

kangen

Kangen. kangen masa lalu. wajar nggak sih? kangen punya temen temen yang selalu support, temen yang bisa diajak gila-gila an, temen yang gak pake gengsi gengsian kalo mau temenan anak yang gak sama populernya, temen yang bisa nrima satu sama lain gak pake mbathin, temen yang gak sibuk sendiri...

Sekarang? udah nggak ada ya kayaknya. Saya tahu, waktu terus berjalan dan orang berubah. Mungkin, saya juga berubah, tapi saya nggak sadar. Perubahan ada dua kan ya, jadi lebih baik, atau lebih buruk. Untung kalau jadi lebih baik, jadi lebih buruk ya jangan. temen temen saya sekelas sekarang nggak tahu kenapa nggak sekompak dulu, nggak seasik dulu.. bukannya ofensif, tp satu sama lain kadang cuma ngomong kalo ada butuhnya. dirundingin berkali-kali juga nggak ada hasilnya. sehari doang mau 'sok temenan' besoknya udah balik. Terus apa? nyaman ta kayak gitu? 3 taun woy bareng bareng, udah sama sama gede, udah sama sama ngerti. jangan ego, gengsi terus yang digedein. bukannya saya nggak pernah bikin salah, saya dulu kayak gitu, saya ngikut suatu kelompok yang sama kelompok lainnya itu seolah ada jurang besar ditengahnya. gap. Heran ya. saya nggak habis pikir. saya sedang berusaha membuat diri saya senyaman mungkin ditengah kalian. saya pengen kita itu lo, kompak. saya pengen bangun jembatan diantara jurang itu. 

26.4.10

untitled

hello i still having my exam yet.its difficult.ah i dont want to tell it.its too bad,disaster.im afraid if im not going to 9th grade D: tomorrow will be a test for the sister school,student exchange look-a-like.so we will going to singapore and we will study in that sister school.wish me luck for the test.

oh yeah yesterday-ehm on saturday actually i was chatting with firman.my friend.we were so boring and at last i tell him to ask me anything cause im so bored.i answer it and still bored hha.then he told me to ask him back.so i ask him the topic ive thinked for this two months,i've been hanging for more than two months.its still ok for me.but i knw something when i chat with him.at first we were talking about his relationship with resri.they more than friend but they're not in a relationship.so i asked him may he can give me some inspiration.and so i asked him 'do you like resri ; kamu suka sama resri?' and he replied 'like,but not love; suka tapi nggak sayang' and after he said that i realized something.im not in that relationship and i realized that like and love is different.i never realized it and always act like 'he'(this not firman of course) was mine and actually im not.i cant hanging like this forever.but why dont i try?its not wrong.i remember what rida's friend says and it rolling my stomach out 'selama janur belum melengkung dia masih milik umum' like that boy is stuff that you can borrow but cant own.im too selfish.i realized.why do i been so angry when he doesnt text me?yes i am selfish.i know he doesnt mind to make me angry.i trusted him.i dont have to be afraid.like firman said 'dont be afraid,if he is for you he will go nowhere' thanks for the inspiration.i promise i wont selfish anymore.i will try to understand you.

i trust you